Jumat, 06 Januari 2012

Tolong! Masih Ada 186 TKI Terancam Hukuman Mati

Jakarta -
Satuan Tugas Tenaga Kerja Indonesia (Satgas TKI) masih harus bekerja keras membebaskan para TKI dari ancaman hukuman mati. Saat ini tercatat, masih ada 186 TKI di Arab Saudi dan Malaysia yang terancam hukuman mati.

"Masih ada 37 orang WNI atau TKI di Arab Saudi yang masih menghadapi pidana berat hukuman mati. Di Malaysia masih ada 149 orang WNI atau TKI yang terancam hukuman mati," ujar juru bicara Satgas TKI, Humprey Djemat dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (6/1/2012).

Menurut Humprey, tindak pidana yang dilakukan 149 TKI di Malaysia berbeda-beda, 116 orang tersangkut kasus perdagangan narkoba, 29 orang kasus pembunuhan, 1 orang kasus kepemilikan senjata api dan 3 orang kasus penculikan.

"Satgas fokus memberikan advokasi Hukum dan bantuan hukum sehingga lebih efektif dalam membebaskan atau meringankan hukuman WNI atau TKI yang terancam hukuman mati," katanya.

Setelah masa tugas Satgas TKI diperpanjang hingga 6 bulan ke depan, Presiden SBY, kata Humphrey meminta agar satgas mempersiapkan sistem, mekanisme dan SOP dalam masalah bantuan hukum WNI atau TKI yang terancam hukuman mati untuk masa yang akan mendatang. Melakukan penyuluhan hukum dan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem hukum dan konsekuensi hukum di negara penempatan.

"Memberikan rekomendasi kepada Presiden mengenai langkah-langkah perlindungan hukum baik saat pra penempatan, penempatan dan purna penempatan para TKI," tandasnya.

Sejak dibentuk pada Juli 2011 lalu, Satgas TKI telah berhasil membebaskan 37 TKI yang terancam hukuman mati. Keberhasilan ini diapresiasi oleh Presiden SBY. Dalam waktu dekat presiden segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) perpanjangan masa tugas Satgas TKI.




(did/did)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar