Jumat, 06 Januari 2012

Presiden Segera Terbitkan Keppres Perpanjangan Masa Tugas Satgas TKI

Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) TKI yang telah berhasil membebaskan 37 TKI dari ancaman hukuman mati. Dalam waktu dekat presiden akan segera mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) perpanjangan masa tugas Satgas TKI.

"Dalam waktu dekat ini akan dibuat Keputusan Presiden baru karena masa tugas Satgas TKI akan berakhir 7 Januari 2012," ujar juru bicara Satgas TKI, Humprey Djemat dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (6/1/2012).

Menurut Humphrey, berbagai pencapai target yang telah diperoleh Satgas antara lain, konsolidasi data akurat WNI atau TKI yang terkena masalah hukum, memberikan bantuan hukum secara maksimal, melakukan upaya hukum dan diplomasi dalam menghadapi proses hukum khususnya hukuman mati dan komunikasi efektif terhadap keluarga TKI dan publik.

"Presiden SBY menyatakan perlunya perpanjangan masa tugas Satgas TKI selama 6 bulan," kata Humphrey.

Selain itu kata Humphrey, Satgas TKI telah berhasil menciptakan hubungan yang baik dengan berbagai pihak di Arab Saudi dan Malaysia. Satgas TKI juga telah berhasil membangun kerjasama yang baik dengan Lembaga Pemaafan dan Perdamaian (Lajnah Al Af Wu Wal Islah) di Mekkah dan Jeddah.

"Dengan pihak Malaysia telah dibuat sebuah mekanisme kerja sama WNI atau TKI yang terancam hukuman mati berdasarkan pendekatan institusi dan dapat dilaksanakan secara efektif tanpa melalui prosedur yang berbelit. Dalam waktu dekat ini telah siap untuk ditandatangani Memorandum of Engagement antara Kejaksaan Agung RI-Malaysia," tandasnya.


(did/did)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar