Jumat, 06 Januari 2012

Biadab! Ibu Bunuh Bayinya Setelah Dilahirkan

Garut -
Is (25) warga Kampung Tenjo Laut, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini meringkuk di balik jeruji besi akibat membunuh bayinya sendiri sesaat setelah dilahirkan. Is membekap mulut bayi tak berdosa tersebut hingga meninggal dan membuangnya dikebun milik tetangganya.

"Tersangka Is membunuh bayinya karena takut ketahuan sang suami, karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap bersama laki-laki lain," ujar Kapolsek Pakenjeng, AKP Sobut Mulyadi kepada wartawan, Sabtu (7/1/2012).

Semula tersangka Is, kata Sobut mengaku keguguran kepada suaminya Odang (50) dan keluarga. Karena sang suami mengira Is yang baru dinikahinya 5 bulan lalu sedang hamil 5 bulan.

"Saat menikah dengan Odang, diduga tersangka sedang hamil 4 bulan hasil hubungan dengan pacar gelapnya", ungkap Sobur.

Sobur menuturkan, terbongkarnya kasus tersebut berawal dari temuan mayat bayi dikebun milik Nurdin (40) pada hari Jum'at 16 Desember 2011 lalu oleh warga setempat. Penemuan mayat bayi itu langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas akhirnya berhasil mengungkap pelaku yang membuang bayi tersebut.

"Tersangka Is langsung mengakui perbuatannya dan menyatakan menyesal telah membunuh bayi yang tak berdosa," katanya.

Is membunuh bayi yang dikandungnya pada Selasa 12 Desember 2012 sekitar pukul 23.00 WIB. Is yang merasakan akan melahirkan bayi langusung masuk kamar mandi. Tanpa pertolongan orang lain, Is melahirkan bayi perempuan.

Karena panik Is langsung membekap mulut bayi hingga meninggal, kemudian dibuang dikebun milik tetangganya yang berjarak 100 meter dari rumah tersangka dengan cara ditimbun dengan tanah.


(did/did)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar